Hati-hati, Tanda-tanda Anda Hanya Dijadikan ‘Pelarian’ Oleh Pria

ulfa_puji

Rebound atau pelarian sering dilakukan seseorang saat ingin melupakan mantan kekasihnya dengan cara menjalin hubungan bersama pria lain. Tidak ada orang yang mau menjadi pelarian. Bagaimana supaya tidak terjebak, lihat tanda-tandanya.

1. Baru aja Putus Cinta dari Hubungan yang Lama & Serius
Hati-hati menerima pria yang baru saja putus cinta dari hubungan yang lama dan serius. Tentunya, Anda membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melupakan mantan kekasih atau tunangan yang sudah bersama Anda selama tahunan, begitupula dengan pria. Jika dalam jangka waktu sebulan atau dua bulan si dia sudah menjalin hubungan dengan Anda, ada kemungkinan Anda hanya dijadikan sebagai pelariannya. sadis…

2. Masih Aja Membicarakan Mantan
Setiap orang tentunya mempunyai masa lalu yang indah dan buruk dengan mantan kekasihnya. Pria yang selalu membicarakan mantannya, baik keburukannya atau membandingkan kebaikannya dengan Anda berarti ia belum bisa melupakan mantannya tersebut. Ciri ini juga menjadi salah satu tanda pria tersebut mencari pelariannya. sadis…

3. Masih aja Mengingat Mantan Kekasih
Tidak ada yang salah bila seseorang masih berhubungan dengan mantan kekasihnya. Tapi bila kedekatan dengan mantan dan banyak hal yang terkait dengan mantan, si dia masih tertarik, itu tanda si dia belum benar-benar move on. Apalagi jika putusnya tali asmara baru saja berlangsung, tapi mereka sering bertemu dan barang-barang kenangan mantannya masih ada di kamarnya, maka Anda harus waspada. Bukan tidak mungkin, si dia kembali lagi ke pelukan mantannya. Sadis…

4. Tidak Tertarik Menjalin Hubungan yang Serius
Wanita membutuhkan sebuah kejelasan dalam hubungannya. Saat pria yang baru saja dekat dengan Anda dan tidak terlihat tertarik dengan hubungan jangka panjang. Bisa jadi ia sedang melakukan pelarian. Sadis…

Sudah tau kan tanda-tandanya…?

sumber.wolipop.com

hotel murah di jakarta

 

kuliah karyawan, kuliah kerja, kuliah komputer,
sablon kaos, kaos sablon, lombok, lombok indonesia,
kuliah, beasiswa, kuliah karyawan

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Pendapat dan pemikiran Anda cukup bagus. Jika cinta itu bisa di pelajari, maka tidak ada salahnya kita belajar dan mengerti cinta itu. Cinta harus di sertai logika bukan hanya perasaan, cinta yang mengikutsertakan bermain nya logika membuat hubungan semakin ideal dan saling menguntungkan. Contohnya: Dalam suatu hubungan salah satu pihak selalu merasa dirugikan karena hanya memakai perasaan tanpa logika. Lebih baik belajar untuk dapat menjalin sebuah hubungan yang ideal sehingga kedua belah pihak tidak saling merasa dirugikan.

    Salam revolusi cinta,
    HitmanSystem.com
    Pusat Konsultasi & Edukasi Cinta Terpercaya di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: